Cintaku jauh di pulau

Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Puisi Cinta

KISAH PENJUAL TOPI

Ada seorang penjual topi yang berjalan melintasi hutan. Karena kepanasan, ia berteduh di bawah sebuah pohon dan meletakkan keranjang berisi topi topi jualannya. Karena lelah, penjual iatu ketiduran dan ketika sadar, ia melihat bahwa keranjangnya telah kosong. Ketika ia melihat keatas pohon, tampaklah semua monyet memakai topi. Ia mencari akal bagaimana agar monyet monyet itu mengembalikan topinya. Iapun mengipas ngipaskan topinya, dan ternyata monyet monyet itu mengikutinya, ia juga mengangkat topinya dan monyet monyet itu juga mengikuti apa yang dilakukannya. Sekarang ia yakin bahwa monyet monyet itu pasti akan menirukan apa yang ia lakukan. Iapun menjatuhkan topinya, dan benar monyet monyet itu menjatuhkan topi mereka ke tanah sehingga ia bisa memungut kembali topi topi yang akan dijualnya.

Beberapa tahun kemudian, cucu dari penjual topi itu juga menjadi penjual topi. Ia telah mendengar cerita tenang monyet monyet dari kakeknya. Suatu hari, persis seperti kakeknya, ia melintasi hutan yang sama. Udara sangat panas, ia beristirahat pada plohon yang sama dan meletakkan keranjang berisi topi topi disebelahnya. Ketika terbangun ia menyadari kalau monyet monyet telah mengambil semua topinya. Iapun teringat akan cerita kakeknya. Ia mulai menggarukgaruk kepala dan monyet monyet itu menirukannya. Ia melepaskan topinya dan mengipsngipaskan kewajahnya dan monyet monyet tepa menirukannya. Kini ia begitu yakin tentang ide kakeknya. Kali ini ia melempar topinya ketanah. Tapi, monyet monyet itu tidak menirukannya dan tetap memegang erat erat topi mereka. Kemudian seekor monyet turun dari pohon, dan mengambil topi yang dilemparkan oleh cucu pedagang topi itu, sambil berkata, “Emangnya elo saja yang punya kakek?”

Leave a Comment

Filed under humor

Gunakan Kesempatan yang diberika oleh Tuhan

Pada suatu ketika, banjir besar melanda sebuah desa. Semua orang berlarian dengan panic meinggalkan desa yang malang tersebut, kecuali satu orang yang sangat yakin bahwa Tuhan akan menyelamatkannya. Ketika genangan air bertambah tinggi, sebuah mobil tentara datang menerobos banjir untuk menjemputnya, namun ia menolak. Ia mengatakan bahwa Tuhan akan menolongnya dan ia sangat yakin dengan hal itu. Ketika air bertambah tinggi lagi, ia tetap bertahan dengan naik ke lantai dua rumahnya. Sebuah perahu datang untuk menyelamatkannya, namun sekali lagi ia menolak. Ia mengatakan bahwa Tuhan akan menyelamatkannya dan ia sangat yakin dengan hari ini. Kemudian air berangsur-angsur naik sampai kebatang hidung orang ini, dan sebuah helicopter datang megulurkan tali. Namun untuk Continue reading

Leave a Comment

Filed under Edukasi

Disiplin Vs Kemauan

Desire (kemauan yang menggebuh-gebuh) merupakan kekuatan yang sangat dahsyat yang dapat mendorong manusia untuk mencapai keinginannya. Namun desire mempunyai kelemahan karena hal ini tidak stabil. Satu hari Anda mungkin bersemangat, tetapi keesokan harinya semangat Anda mungkin turun. Lain halnya dengan disiplin, kedisiplinan lebih stabil dan juga merupakan sumber pencapaian hasil. Desire lebih popular karena Continue reading

Leave a Comment

Filed under Edukasi

Let it go

Berikut ini kisah penuh makna yang berjudul “let it go ” yang ditulis oleh Dr.billy Graham.

Suatu hari, seorang anak kecil sedang bermain-main dengan sebuah vas bunga
yang sangat mahal. Ia memasukkan tanggannya ke dalam vas bunga dan ops.. tidak dapat menariknya keluar kembali. Ia mulai menangis dan menarik
perhatian ayahnya. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Edukasi

Buatlah hatimu seperti telaga

Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah
seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Pemuda itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Pemuda itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak mendengarkan dengan seksama. Beliau lalu mengambil segenggam garam dan segelas air. Dimasukkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduk perlahan.

“Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya,” ujar Pak tua itu.
“Asin. Asin sekali,” jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Edukasi

Tuhan is a Awesome

Here is a wonderful explanation…

Seorang anak memberitahu ibunya
kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti
yang dia harapkan. Dia mendapatkan
nilai jelek dalam raport, putus dengan
pacarnya, dan sahabat terbaiknya
pindah ke luar kota. Saat itu ibunya sedang
membuat kue, dan menawarkan Continue reading

Leave a Comment

Filed under Moral Agama

Harga sebuah cinta

Alkisah di sebuah desa hiduplah seorang wanita dengan wajah yang buruk rupa. Sedemikian buruknya sehingga para pemuda di desa itu menjauhinya. Di desa tersebut ada sebuah kebiasaan untuk memberi mas kawin dari pria yang hendak melamar gadis. Banyak tidaknya mas kawin yang diberikan tersebut tergantung dari kecantikan sang gadis. Jadi apabila gadis itu berwajah biasa-biasa saja, maka mas kawinnya berharga seekor kambing. Kalau lebih cantik lagi, jumlah kambingnya bertambah banyak. Dan yang terbanyak mas kawinnya sampai saat itu adalah mas kawin primadona di desa tersebut, sebanyak 10 ekor kambing. Setiap orang berguman tentang ‘harga’ gadis jelek itu. Mereka berkata; “Ah, dia kan buruk rupa. Mana ada yang mau dengan dia. Jangankan seekor kambing, seekor ayampun pasti tidak ada yang mau membayarnya.” Dan yang lain berkata: “Jangankan seekor ayam, membayarnya dengan bangkai ayam matipun pasti tidak ada yang mau.” Dan mereka menertawakan nasib gadis malang yang buruk rupa itu. Gadis itu bolak-balik medengar gurauan mereka, dan hatinya menjadi sedih dan terluka. Harga dirinya rusak, dan dia sendiri hampir percaya, bahwa tidak ada seorangpun yang mau mengambil dia sebagai istri. Sampai suatu saat, tersiar kabar bahwa gadis buruk rupa itu disunting oleh pemuda dari desa seberang. Dan penduduk desapun bertanya-tanya, pemuda malang manakah yang gila meminang gadis buruk rupa itu? Mereka berbondong-bondong datang ke rumah orang tua gadis buruk rupa tersebut dan bermaksud menanyakan tentang Continue reading

Leave a Comment

Filed under About love