AKU YANG MENGEJARMU MEMINTA MAAF

Cuaca sore jogja yang mendung seolah-olah sedang bosan melihat aku yang lagi duduk di beranda gubuk yang hanya ditemani secangkir kopi hangat buatanku sendiri.

Hatiku sedang gelisa dan terus memikirkan seseorang sahabat hatiku yang jauh disana tapi dia begitu dekat dalam sanubari hatiku.

Panggil saja namanya Senja. Q mengenal dia semenjak 16 desember setahun yang lalu entah tahun berapa ku ngga pasti.

Tak terasa waktu membawah kita sampe hari ini tapi tampa sengaja aku melakukan kesalan kecil untuknya semalam. Sebenarnya aku cuma mengajak dia bercanda tapi ternyata perbuatanku membuat dia ngambek hingga saat aku menulis tulisan ini aku belum mendapatkan kata maaf darinya.

Senja, aq meminta maaf atas kesalahanku semalam.

Berikanlah aku secercah harapan agar aku bisa memperbaiki kesalahan itu, biarkanlah kesalahanku ini menjadi hutangku untukmu yang harus kulunasi dengan apa saja agar aku bisa mendapatkan kata maaf darimu.

Senja…………

Maafkan aku juga bila selama ini aku memanggil dirimu dengan nama “……..”tapi itu sebuah ungkapan kecil dari expresi kasih sayangku untukmu. Janganlah menilai bahwa aku  sama sekali tidak menghargaimu. Aku ngga berani merendahkan orang lain apalagi dirimu.

Bagiku kamu adalah yang terbaik yang pernah aku kenal.

Disetiap kali kamu bicara merendahkan diri aku selalu bilang padamu, levelmu telah kuangkat setinggi dengan levelku.  Mungkin kamu ngga sadar ketika aq berbicara kayak gitu, sebenarnya maksudku “we are side by side”kita berdampigan. Aku ngga mau kamu dibelakangku dan jadi penontonku, aku ngga mau juga kamu didepanku jadikan tontonanku tapi ku ingin kamu disampingku berjalan side by side  seiring sang waktu yang membawah kita menelusuri lorong-lorong kehidupan yang serba misteris ini. Ku ingin kita berdampingan dan memecahkan semua perkara misteri kehidupan yang kita hadapi.Kita bersatu pasti kita bisa.

Jadi ku mohon jangan biarkan aku larut dalam fikiran penyesalan ini untukmu………….

Semoga setelah baca tulisan ini pintu maafmu di bukakan untuk aku.

Writing by : tigerliras

Ku tuliskan ini buat seseorng sahabat hatiku yang lagi ngambek di pojok kota mafia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s